Jumat, 22 Maret 2013

Planet

Planet diambil dari bahasa Yunani Asteres Planetai yang artinya Bintang Pengelana. Planet adalah objek langit yang bersinar karena memantulkan cahaya dari bintang dan bergerak mengelilingi bintang. Planet adalah anggota tata surya yang bergerak mengitari matahari. 

Planet mempunyai ciri-ciri:
1. Mengorbit mengelilingi bintang
2. Mempunyai massa yang cukup untuk memiliki gravitasi tersendiri agar dapat mengatasi tekanan rigid body 
3. Tidak terlalu besar hingga dapat menyebabkan fusi termonuklir terhadap deuterium di intinya
4. Berdiameter lebih dari 800 km

Menurut IAU (Persatuan Astronomi Indonesia) sesuai dengan definisi yang baru, maka terdapat 8 planet dalam sistem Tata Surya :
1. Merkurius
2. Venus
3. Bumi
4. Mars
5. Yupiter 
6. Saturnus
7. Uranus
8. Neptunus

Perjalanan ke Planet Mars

Planet Mars merupakan salah satu objek langit yang bisa dilihat dengan mata telanjang di malam hari yang cerah. Hal itu disebut dengan Opposition, yaitu saat dimana Mars berada lebih dekat 55 juta kilometer (Km) dari Bumi. Waktu yang diperlukan bagi sebuah wahana untuk menempuh perjalanan dari Bumi ke Mars, berkisar antara 150-300 hari, ini tergantung pada kecepatan peluncuran, penyelarasan Bumi dan Mars, dan panjang jarak dari perjalanan tersebut untuk mencapai target. Pesawat atau wahana pertama buatan manusia yang pergi ke Mars adalah Marine 4, yang diluncurkan pada 28 September 1964 dan sampai di Mars pada 14 Juli 1965 atau total waktu penerbangan 228 hari. Marine 4 berhasil mengambil 21 foto. Kesuksesan tersebut diikuti oleh Marine 6 yang diluncurkan pada 25 Februari 1969 dan sampai di Mars pada 31 Juli 1969.(waktu penerbangan hanya 156 hari). Dilanjutkan kemudian oleh Marind 7 (131 hari), dan Marine 9 yang diluncurkan pada 30 Mei 1971 dan sampai di Mars pada 13 September 1971 (167 hari). Marine 9 adalah satelit pertama yang berhasil masuk orbit Mars. Dari situlah perkiraan lamanya waktu tempuh ke planet Mars, yakni antara 150-300 hari. Namun, ada juga yang bisa lebih lama, seperti Viking I tahun 1976 selama 335 hari, Viking 2 tahun 1976 selama 360 hari, Mars Reconnaissance Orbiter tahun 2006 selama 210 hari, dan Phoenix Lander tahun 2012 selama 253 hari.
Jarak Bumi dan Mars sekitar 55 juta Km. Kecepatan roket 20.000 Km/jam. Maka lama waktu tempuh 115 hari. Tapi kenapa bisa sampai 1 tahun ? Hal ini disebabkan Bumi dan Mars mengorbit Matahari. Jadi tidak bisa menempuh garis lurus untuk menuju Mars, sebab keduanya selalu bergerak dan berpindah posisi. Sehingga wahana atau roket tersebut perlu mengikuti ke arah mana posisi planet tujuannya. Kendala lainnya adalah bahan bakar untuk pergi dan pulang. Diperlukan jumlah bahan bakar yang sangat banyak dan itu cukup menyulitkan. Karena itu ilmuan NASA menggunakan sebuah metode Hohmann Transfer Orbit atau Minimum Energy Transfer Orbit. Ini bertujuan untuk mengirim pesawat luar angkasa dari Bumi ke Mars dengan kebutuhan bahan baku seminim mungkim. Metode ini diperkenalkan pertama kali oleh Walter Hohmann pada 1925. Wahana yang diluncurkan akan mengorbit dengan lintasan yang lebih panjang dari pada lintasan Bumi menjelajahi Matahari untuk kemudian akan bertemu dengan orbit Matahari disaat bersamaan. Ini tentunya bisa lebih tepat dan lebih hemat. Saat ini para insinyur NASA juga tengah mengembangkan mesin roket yang lebih canggih untuk kegiatan eksplorasi planet yang lebih jauh lagi.



Nama : Nadya Navyanti Putri
Kelas : 1PA12
NPM : 15512217

Tidak ada komentar:

Posting Komentar